Kenapa angka okupansi villa Bali berbeda-beda dan bagaimana kami menghitungnya
Terakhir diperbarui: 15 Oktober 2026
Tanyakan okupansi (tingkat hunian) villa Bali ke lima sumber, jawabannya bisa lima macam, dari sekitar 20% sampai lebih dari 60%. Selisih itu sebagian besar muncul karena tiap sumber menghitung hal yang berbeda, bukan karena pasarnya. Di bawah ini kami jelaskan persis apa saja yang dihitung, supaya Anda bisa menilai angka kami dan membandingkannya dengan sumber lain. Angka terbaru ada di halaman pasar villa Bali.
Dari mana datanya
Setiap hari kami membaca kalender ketersediaan publik 6.700+ listing Bali di Airbnb dan Booking.com (365 hari ke depan di Airbnb, 61 hari di Booking.com), serta harga per malam yang tampil di hasil pencarian. Data reservasi yang sebenarnya tidak dipublikasikan siapa pun, jadi semua angka okupansi Bali, termasuk angka kami, diturunkan dari kalender.
Apa yang dihitung sebagai terpesan
- Malam dihitung terpesan jika kami melihatnya terbuka lalu kemudian tertutup: hari ini masih bisa dipesan, besoknya sudah tidak.
- Blokir pemilik bukan pemesanan. Jika rentang panjang tertutup sekaligus (46 malam atau lebih), atau suatu tanggal tertutup lebih dari 180 hari sebelumnya, hampir selalu pemiliklah yang memblokir kalender, bukan tamu. Malam seperti itu tidak kami hitung, baik sebagai terpesan maupun sebagai tersedia. Sewa bulanan (28 sampai 33 malam) tetap dihitung sebagai pemesanan, karena di Bali sewa seperti ini umum.
- Hari kedatangan ditutup otomatis oleh Airbnb, jadi malam yang baru tertutup pada hari check-in-nya sendiri tidak dihitung terjual.
- Malam yang tidak pernah kami lihat terbuka (listing baru, atau pemesanan sebelum kami mulai memantau) kami catat sebagai “tidak diketahui”. Kami tidak menebak: malam itu dikeluarkan dari hitungan, bukan dianggap terpesan.
Sumber yang menghitung semua malam tertutup sebagai terpesan mendapat okupansi jauh lebih tinggi. Sumber yang memperkirakan pemesanan dari jumlah ulasan sering mendapat angka jauh lebih rendah.
Apa yang masuk hitungan pasar
Hanya villa dan rumah yang disewakan utuh. Hotel, resor, guesthouse, hostel, dan B&B tidak dihitung: listing hotel tetap “tersedia” selama masih ada satu kamar kosong, sehingga okupansinya tidak bisa diukur dengan cara yang sama, dan harganya menurunkan rata-rata. Apartemen kami pantau sebagai segmen tersendiri. Mencampur semua jenis ini adalah alasan besar kedua kenapa angka yang beredar tidak sama.
ADR dan RevPAR
- ADR (tarif harian rata-rata) adalah harga jual malam yang benar-benar terpesan, yaitu harga terakhir yang kami lihat untuk malam itu sebelum statusnya berubah dari terbuka menjadi terpesan. Harga yang dipasang listing yang masih kosong kami tampilkan terpisah, karena harga itu mencerminkan sisa yang belum laku, bukan yang terjual.
- RevPAR (pendapatan per malam tersedia) adalah ADR × persentase malam terpesan.
- Harga dalam dolar AS per malam, sebelum biaya layanan platform.
Airbnb dan Booking.com bersama-sama
Banyak villa di Bali terdaftar di kedua platform. Di sebagian segmen, Booking.com adalah saluran yang lebih besar, jadi tanpa Booking.com gambaran harga maupun permintaan menjadi timpang. Untuk saat ini, villa yang terdaftar di kedua platform dihitung sekali per platform: kami sedang mencocokkan dua listing dari villa yang sama, dan sampai itu selesai, angkanya bisa menghitungnya dua kali.
Seberapa sering diperbarui dan bagaimana kami mengeceknya
- Kalender kami baca setiap malam, harga setiap hari. Angka pasar dihitung ulang dua kali sehari.
- Kami mencatat perkiraan sendiri tentang malam mana yang akan terjual, lalu setiap hari mencocokkannya dengan yang benar-benar terjadi.
- Di samping setiap angka kami tampilkan cakupannya: berapa villa yang menjadi dasar dan berapa yang statusnya diketahui.
Yang tidak kami ketahui
Pemesanan langsung, saluran lain, dan malam yang dipakai pemilik sendiri tidak terlihat oleh siapa pun yang mengandalkan data publik. Dari kalender juga tidak bisa dibedakan apakah tanggal dibuka lagi karena pembatalan atau karena pemilik membukanya kembali. Kami memilih menunjukkan batasan ini daripada menyajikan angka yang tampak lebih rapi.
Lihat pasar villa Bali terkini
Versi bahasa Inggris: Why Bali villa occupancy numbers differ.